FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Dua Oknum Polri Dituntut Mati Karena Narkoba 

WhatsApp Image 2020-04-17 at 09.07.40

Gedung Pengadilan Negeri Kota Depok. (foto: dok/sugawa.id)

 

Sugawa.id – Dua dari lima jaringan internasional yang melibatkan oknum Polri dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Depok Iwan Sofyan dalam sidang secara online. Sedangkan tiga anggota jaringan lainnya yang berkas penuntutannya masing-masing terpisah belum dituntut. 

Dalam amar tuntutan tersebut, Iwan Sofyan menyatakan, terdakwa I Hartono dan terdakwa II Faisal terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau pemufakatan jahat melakukan tindak pidana narkotika dan prekusor narkotika tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa I Hartono dan terdakwa II Faisal masing-masing dengan pidana mati,” ucap Iwan Sofyan, Kamis (16/4/2020).

Dan menyatakan barang bukti berupa 1 unit minibus merk Toyota Hiace warna silver nomor polisi DK-9210-FC, 1 lembar fotocopy KTP atas nama Muhammad Mahmuji, 1 lembar fotocopy SIM A atas nama Muhammad Mahmuji dikembalikan kepada penuntut umum untuk dipergunakan dalam perkara lain. 

“1 buah handphone merk Samsung warna hitam berikut simcard, 1 buah handphone merk Nokia warna hitam berikut simcard, 1 buah handphone merk Oppo warna merah berikut simcard, 1 buah handphone merk Samsung warna putih berikut simcard, 1 buah handphone merk Iphone warna putih berikut simcard, 1 buah handphone merk Nokia warna hitam berikut simcard, 1 buah kartu ATC BCA atas nama Faisal, 1 buah buku tabungan BCA atas nama Faisal, 1 buah timbangan digital merk Haida.

Sisa barang bukti setelah disisihkan yakni, 20 bungkus plastik klip (kode C1 hingga C20) masing-masing berisikan kristal warna putih dengan berat netto seluruhnya 91,6870 gram dan 8 bungkus plastik klip (kode D1 hingga D8) masing-masing berisikan kristal warna putih dengan berat netto seluruhnya 36,2011 gram dirampas untuk dimusnahkan,” sambungnya. 

Tiga terdakwa lainnya yang belum dituntut yakni, Muhammad Mahmuji, Muslim Safari dan Yudi Aprianto.

Perlu diketahui, sebelum JPU membacakan dakwaan terhadap keduanya, majelis hakim yang diketuai Muhamad Ikbal Hutabarat menanyakan identitas keduanya. Saat ditanya soal pekerjaan sebelum ditangkap mereka menjawab sebagai anggota Polri. (ter)

Share :