FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

DLHK dan BKD Beda Pandangan Soal Serah Terima Alun-alun Kota Depok

Alun2 Depok ok

Alun-alun Kota Depok (Sugawa.id)

Sugawa.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok beda pandangan soal serah terima aset sarana dan prasarana (sapras) alun-alun Kota Depok yang berada di kawasan Grand Depok City (GDC), Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. DLHK merasa belum diserahkan lantaran masih dihitung oleh BKD, namun BKD menyatakan sudah diserahkan.

“Memang pengelolaannya sudah di DLHK, tapi kalau secara keseluruhan belum karena masih dihitung BKD dari Disrumkim Kota Depok,” ujar Sekretaris DLHK Ridwan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2020).

Dengan masih dihitung sejumlah sapras yang ada di alun-alun Kota Depok oleh BKD, ungkap Ridwan, itu sama saja belum diserahkan walau pengolahan sudah berada di dinasnya. “Secara de facto sudah. BKD kan sedang merinci,” katanya.

Sementara Kepala BKD Kota Depok Nina Suzana membenarkan bahwa alun-alun Kota Depok sudah dikelola DLHK. Oleh sebab itu, sapras yang tersedia di alun-alun juga sudah diserahterimakan. “Kalau sudah dikelola DLHK berarti serah terimanya pun juga sudah,” tutur Nina.

Hal serupa juga diutarakan Kepala Bidang Pengelolaan Aset BKD Kota Depok Fadli. Ia berkata, bahwa aset sapras alun-alun yang dibangun oleh Disrumkim Kota Depok sudah diserahterimakan secara menyeluruh kepada DLHK.  “Terkait aset alun-alun sudah diserahterimakan kepada DLHK secara menyeluruh. Waktu penyerahannya sekira Januari atau Februari 2020,” beber Fadli melalui sambungan telepon.

Ketika ditanya terkait jawaban Ridwan mengenai aset sapras alun-alun Kota Depok belum diserahkan secara rinci, Fadli malahan terkejut. “Kan dari Disrumkim sudah merinci apa saja yang tersedia di situ. Kami hanya mencocokkan dan menyerahkan lagi ke DLHK sebagai user,” tandasnya. (ter)

Share :