FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

DKR Kritik Perpanjangan PSBB Depok

WhatsApp Image 2020-04-29 at 08.41.29

Wali Kota Depok Mohamad Idris. (foto: Janter/Sugawa.id)

  
Sugawa.id – Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Depok, Roy Panghar apan menyoal perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang tak didukung fasilitas penunjang penanggulangan Covid-19. 

Sebab, dengan jumlah penduduk lebih dari 2 juta jiwa yang tersebar di 11 kecamatan hanya mempunyai dua dapur umum dianggap kurang. Ditambah, Pemkot Depok belum memiliki rumah karantina guna memisahkan yang sakit dari yang sehat. 

“Saya heran kenapa Pemkot Depok sulit mendirikan dapur umur dan rumah karantina di 63 kelurahan pada 11 kecamatan? Kan ada APBD Depok tahun 2020 yang berjumlah kurang lebih Rp 3 triliun,” kata Roy saat dihubungi, Selasa (28/4/2020).

Maka dari itu, kata dia, Pemkot Depok jangan hanya menyalahkan ketidaksiplinan warga karena keluar rumah untuk memenuhi kebutuhannya. “Langkah kongkrit nyata yang dibutuhkan, jangan sampai kesalahan terulang,” ujarnya. 

Karena, apabila dalam perpanjangan ini Pemkot Depok masih tidak serius tentunya jumlah kasus positif corona bakal terus terjadi dan gagal memutus rantai penularan. 

Sementara itu, Wali Kota Depok yang juga Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Mohammad Idris Abdul Shomad menuturkan, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Depok diperpanjang. 

“Sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.250-Hukham/2020 tanggal 28 April 2020 tentang perpanjangan PSBB di Daerah Kabupaten Bogor, Daerah Kota Bogor, Daerah Kota Depok, Daerah Kabupaten Bekasi, dan Daerah Kota Bekasi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19,” tulis Idris dalam keterangannya, Selasa (28/4/2020). 

Dari izin yang diberikan, Idris langsung mengeluarkan surat keputusan Wali Kota Depok Nomor 443/198/Kpts/Dinkes/Huk/2020. “Dengan ini disampaikan perpanjangan PPSB selama 14 hari terhitung mulai tanggal 29 April 2020 sampai dengan tanggal 12 Mei 2020,” tandasnya. (ter)

Share :