FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Ditpolairud Polda Kalteng Luncurkan Program Kapal Melek Huruf

Anggota Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah mendampingi sejumlah siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh di Pondok Baca. (sugawa.id)

 

 

Sugawa.id — Dalam rangka mendukung pembelajaran jarak jauh, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah menyediakan wifi gratis bagi para pelajar yang berada di wilayah pesisir berupa Pondok Baca. 

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan, setiap Pondok Baca seperti yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumai, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, yang disediakan oleh jajarannya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti, pengecekan suhu tubuh, dan mewajibkan mencuci tangan. 

“Itu wajib, bagi para siswa yang ingin memanfaatkan fasilitas di Pondok Baca untuk pembelajaran daring,” kata Dedi kepada wartawan, Selasa (8/9/2020). 

Di Pondok Baca markas DAS Kumai, jelas Dedi, personel Polairud Polda Kalteng terkoneksi dengan para guru setempat, sehingga para pelajar bisa langsung melakukan pembelajaran jarak jauh melalui virtual. Seperti yang telah berjalan bagi pelajar SMK Negeri 1 Kumai 

“Siswa hanya bawa materi pembelajaran saja, semua alat pembelajaran virtual sudah kami siapkan,” tandas Dedi. 

Tidak hanya itu, jajarannya juga memiliki pola atau strategi jemput bola bagi para siswa yang ingin mengikuti pembelajaran daring. Melalui program Kapal Melek Huruf, yakni kapal yang dimiliki Polairud Polda Kalteng untuk membantu mencerdaskan masyarakat pesisir.

Melalui Kapal Melek Huruf, personel Polairud menyambangi siswa SD Negeri 1 Kumai untuk dibawa ke dermaga trans Kecamatan Kumai Hilir. 

“Mereka belajar di atas kapal KP XVIII-2004 yang telah dilengkapi peralatan belajar mengajar virtual,” tambah Dedi. 

Dian, siswi SMK Negeri Kumai mengaku sangat terbantu dengan adanya Pondok Baca yang disediakan oleh Polda Kalimantan Tengah ini sehingga bisa menghemat biaya tambahan lain untuk membeli kuota. Dirinya mengatakan, ia bisa tetap belajar meskipun di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskanya belajar dari rumah. 

“Terima kasih pak Kapolda, ini bermanfaat sekali buat kami, buat orang tua kami. Walaupun pandemi Covid-19 tetap bisa belajar,” tandas Dian. (elo)

Share :