FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Disuntik Vaksin, Wali Kota Serang: Pegel, Pusing Belum Gajian Ini

Wali Kota Serang

Wali Kota Serang Syafrudin disuntik vaksin kedua. (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Setelah gagal divaksin dua kali, akhirnya Wali Kota Serang Syafrudin bisa merasakan disuntik dosis vaksin sinovac di RSUD Kota Serang, Senin (1/3/2021).

Sebelumnya, Syafrudin pernah gagal disuntik vaksin dua kali lantaran tensi darahnya tinggi. Pertama, pada tanggal 14 Januari 2021 di Pendopo Bupati Tangerang bersamaan kepala daerah se-Provinsi Banten. Kedua, pada tanggal 9 Februari 2021 di RSUD Kota Serang.

Orang nomor satu di Kota Serang kurang lebih satu jam mengikuti tahapan vaksinasi. Dirinya bersama rombongan Eselon II yang dijawalkan divasinasi datang di RSUD Kota Serang sekira pukul 10:20 WIB.

Pria yang kerap disapa Kang Syaf itu disuntik vaksin oleh dokter spesialis penyakit dalam yakni dr. Nurul Aliyah Suci, setelah proses skrining lancar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tensi darahnya 150 kurang berbanding 70 mmHg dan gula darah diangka 190.

Usai divaksin, Syafrudin mengaku tidak merasakan gejala yang berat. Yang terasa cuma pegal-pegal di tangan. Ia bergurau, bahwa rasa pusing terasa lantaran belum gajian.

“Jadi vaksin pada hari ini yang kedua kali gagal, yang ketiga alhamdulillah sehat. Rasanya biasa saja. Saya suruh istirahan setengah jam, alhamdulillah nggak ada apa-apa. Nggak sih biasa, pusing belum gajihan ini. Rada pegel saja,” katanya kepada awak media.

Ia mengatakan, sempat tegang ketika melaihat jarum suntik distusukan ke tangan sebelah kirinya. Rasa itu muncul akibat sudah lama tidak disuntik lagi.

“Tegangnya mah memang semua disuntik itu takut. Jadi nggak biasa disuntik, disuntik takut, lihat jarum takut,” ujarnya.

Ia menerangkan, vaksin sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi. Masyarakat diminta jangan percaya terhadap kabar yang belum pasti kebenarannya terhadap vaksin dapat mengancam kesehatan.

“Saya kira saya sudah membuktikan sendiri bahwa vaksin bermanfaat bagi masyarakat. Tidak ada efek apa-apa, aman. Insyaallah kalau semua sudah divaksin, virus akan mati sendiri,” terangnya.

Menurutnya, pihaknya dijadwalkan akan meremi vaksin yang kedua pada tanggal 15 Maret 2021. Bagi calon penerima vaksin, diharapkan agar istirahat cukup, tidak makan duiran dan rabeg atau makanan lainnya yang dapat meningkatkan gula darah.

“Sebenarnya itu, sehari sebelum vaksin istirahat jaga kesehatan, jangan macam macem-macem. Jangan makan rabeg, durian, akan naik darahnya. Makannya biasa saja,” tukasnya. (yas)

Share :