FOKUS :

Selama PPKM Darurat, 1.722 Pelanggaran Terjadi di Kota Tangerang

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetya. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Satpol...

BACK_BANNER_DOG

Disdik Depok Kembali Berlakukan PJJ di Ajaran 2021/2022

Untitled-4

Ilustrasi. (Foto: Ist)

 

 

 

Sugawa.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok kembali akan memberlakukan belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada tahun ajaran baru 2021/2022. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota 420/367/Huk/Disdik tentang Pembelajaran Tahun Pelajaran 2021/2022 Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Depok.

SE itu diterbitkan pada 10 Juli dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, Nomor : 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor : HK.01.08/Menkes/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok dengan dinas/instansi terkait, Pemkot Depok memutuskan tidak mengijinkan satuan pendidikan untuk melakukan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022,” kata Kepala Disdik Kota Depok Mohammad Thamrin, Selasa (13/7/2021).

Larangan pembelajaran secara tatap muka berlaku untuk seluruh satuan pendidikan. Mulai dari PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, dan Lembaga Pendidikan Non Formal. “Sehubungan dengan hal itu, satuan pendidikan diminta untuk memperhatikan hal-hal berikut. Pertama, melaksanakan pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 dengan BDR/PJJ mulai 19 Juli 2021,” ungkapnya.

Lalu, kata Thamrin, pelaksanaan jam belajar mulai pukul 07.00-12.00 WIB, setiap hari Senin hingga Jumat. Pembelajaran disesuaikan dengan jadwal pelajaran masing-masing satuan pendidikan. Ketiga, sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran, guru wajib menyapa siswa dan memimpin doa bersama. Keempat, selama pembelajaran masa pandemi Covid-19 siswa berada dirumah dengan pengawasan dari orang tua/wali.

Kelima, selama kegiatan pembelajaran guru berada di satuan pendidikan masing-masing dan difasilitasi media pembelajaran jarak jauh. Keenam, satuan pendidikan memfasilitasi bahan pembelajaran bagi siswa yang tidak memiliki sarana PJJ.

Ketujuh, pembelajaran di setiap satuan pendidikan agar dilaksanakan kegiatan belajar yang kreatif dan menyenangkan. Kedelapan, selama pembelajaran daring, siswa maupun guru mengenakan seragam sesuai ketentuan yang ditetapkan sekolah masing-masing.
Kesembilan, satuan pendidikan dapat memfasilitasi layanan klinik belajar bagi siswa yang memerlukan pelayanan khusus maksimal satu jam dengan cara, guru atas izin orang tua melakukan kunjungan ke rumah atau memanggil siswa datang ke sekolah maksimal tiga orang per hari.

“Kesepuluh, satuan pendidikan secara berkala melakukan penyemprotan disinfektan. Kesebelas, pelaksanaan BDR akan dievaluasi setelah tiga bulan dengan melihat kondisi pandemi Covid-19 di Kota depok. Keduabelas, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, harus dipastikan dalam melaksanakan BDR tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (ter)

Share :