FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Depok Dapat Jatah Vaksin Sinovac Buat 298.103 Orang

Launching Vaksin ok

Sugawa.id – Sebanyak 298.103 orang di Kota Depok akan divaksin. Jumlah tersebut terbagi atas empat tahapan. Vaksin ini akan disebar ke 60 faskes (fasilitas kesehatan) yakni  38 puskesmas dan 22 rumah sakit,

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, untuk tahap pertama ini pihaknya mendapat jatah 11.140 orang, jenis vaksin yang digunakan ialah Coronavax produkai Sinovac. Pada tahap pertama difokuskan untuk para tenaga kesehatan (nakes), asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Total keseluruhan dari tahap pertama sampai tahap keempat vaksinasi, Kota Depok mendapatkan total vaksin untuk 298.103 orang dengan total 60 faskes (fasilitas kesehatan) terdiri 38 puskesmas dan 22 rumah sakit,” ucap Novarita kepada wartawan di RSUI, Kota Depok, Kamis (14/1/2021).

Untuk tahap pertama dan kedua vaksinasi, waktu pelaksaan berlangsung dari Januari hingga April 2021. Para vaksinator atau pemberi vaksin yang bertugas pada vaksinasi pada tahap ini, kata Novarita, diserahkan kepada masing-masing faskes.  “Ya dikarenakan yang divaksin juga nakes, yang menyuntikan pastikan juga nakesnya, jadi nanti akan dilakukan sama mereka-mereka juga,” katanya.

Divaksinasi tahap kedua, vaksin tersebut diberikan kepada petugas pelayanan publik yaitu Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Negara Republik Indonesia, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya yang meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, dan perusahaan daerah air minum. Serta petugas lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk juga kelompok usia lanjut atau di atas 60 tahun.

Untuk tahap ketiga, vaksinasi diagendakan pelaksanaannya pada April 2021-Maret 2022 dengan sasaran masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi. Terakhir atau tahap keempat dengan waktu pelaksanaan April 2021-Maret 2022, sasaran vaksinasi adalah masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin. (ter)

Share :