FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

Cetuskan Tapak Karuhun, Listyo Sigit Disebut Mampu Satukan Jawara Banten

listyo

Sugawa.id– Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Banten Yadi Sugiadi menyebut Calon Kapolri Baru Komjen Listyo Sigit Prabowo merupakan inisiator Perhelatan Tapak Karuhun Banten yang menyatukan sekitar 3.000 lebih jawara dan pendekar se-Banten di alun-alun barat Kota Serang hingga memecahkan rekor MURI tahun 2017 lalu.

“Ketika menjadi Kapolda Banten, Pak Sigit yang ingin melestarikan budaya dan mengangkat sejarah Banten menemui banyak ulama dan jawara. Beliau menanyakan mengenai budaya dan ingin merangkul seluruh elemen yang ada,” kata Yadi.

Ketua Umum DPP Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten ini mengaku awalnya pesimistis Listyo Sigit mampu menyatukan ratusan perguruan pencak silat melihat latar belakangnya yang berbeda-beda. Apalagi setiap perguruan memiliki ego dan merasa paling hebat. “Tapi dengan tekad beliau ternyata bisa menyingkirkan masing-masing ego tanpa adanya konflik,” ujarnya.

Di mata Yadi, Sigit merupakan sosok pemersatu golongan. Bahkan secara pribadi, Sigit tidak mengenal sekat antara masyarakat dan pejabat. Artinya semua orang di matanya sama. “Saya sangat bangga dengan Pak Sigit. Kegiatan sekecil apapun jika diundang masyarakat pasti beliau hadir. Beliau mau berteman dan sangat menghargai masyarakat,” katanya.

Cerita yang sama juga diungkapkan TB Arif Hidayat, Ketua DPW TTKKDH Cimande Kabupaten Serang. Sekadar diketahui, TTKKDH Cimande, Terumbu dan Bandrong merupakan tiga perguruan pencak silat terbesar di Banten.

TB Arif bercerita mengenai awal mula terselenggaranya Tapak Karuhun Banten. Saat itu, dia berbicara dengan Sigit mengenai situasi dan kondisi perguruan pencak silat di Banten. Dia meminta Sigit untuk merangkul ulama dan jawara agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Banten dapat terkendali. “Hanya butuh waktu tiga bulan untuk menyatukan semua perguruan di Banten dan itu tidak mudah. Tapi Alhamdulilah akhirnya bisa terlaksana dan berhasil dapat rekor MURI,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya Tapak Karuhun Banten banyak perguruan silat yang dulunya sudah tidak aktif bangkit lagi hingga saat ini. “Luar biasa sekali beliau. Banyak perguruan kecil yang bangkit kembali usai perhelatan akbar Tapak Karuhun Banten,” tandasnya.

Sosok Sigit di mata TB Arif adalah seorang pendiam namun sangat responsif dan komunikatif. “Beliau itu pendiam, tapi pendengar. Setiap masukan dari siapapun diperhatikan dan dicatat. Dan hebatnya lagi kalau masukan itu bagus atau baik, pasti dijalankan,” katanya.(elo)

Share :