FOKUS :

Punya Hubungan Baik Semua Kalangan, Buya Syafii Maarif Ucapkan Selamat Kepada Listyo Sigit

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (foto: islami.co) Sugawa.id – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah...

BACK_BANNER_DOG

Cegah Kerumunan, Polres Serang Lakukan Penyekatan Massa Apel Akbar di Alun-alun

massa apel serang ok

Sejumlah petugas Polres Serang melakukan penyekatan massa. (Humas Polda Banten)

Sugawa.id – Sebagai bentuk upaya pencegahan secara dini potensi penyebaran Covid-19 karena kerumunan, satgas Covid-19 bersama Polres Serang dan TNI melakukan penyekatan mengantisipasi adanya pemberangkatan massa Front Pembela Islam (FPI) menuju Alun-Alun Barat, Masjid Ats’Tsaurah, Kota Seran, Rabu (25/11/2020). Sementara Wali Kota Serang Syafrudin meminta massa apel Akbar Forum Umat Islam Banten (FUIB) mempercepat kegiatannya dan segara membubarkan diri.

“Setelah deklarasi ini, bapak-bapak, ibu-ibu, semuanya, untuk bisa membubarkan diri. Karena kami ingin semuanya warga Kota Serang ini sehat, Bapak-bapak, ibu-ibu sehat semuanya, jangan sampai penyebaran Covid-19 hari ini merajalela dengan terjadinya kerumunan,” kata Syafrudin.

Sementara Kapolres Serang AKBP Mariyono menyatakan bahwa pihaknya melaksanakan penyekatan dan menghimbau secara humanis kepada massa yang akan datang ke acara Apel Akbar Jaga Kesatuan dan Persatuan Bangsa yang dilaksanakan oleh FPUIB Banten. “Personil yang melaksanakan penyekatan tetap waspada dan jaga kesehatan, Laksanakan tugas sesuai dengan SOP dengan mengedepankan sikap humanis, ” ujar Mariyono.

Mariyono menyampaikan kegiatan aksi pengumpulan massa tidak mendapatkan izin dari kepolisian dan satgas covid-19 di masa pandemi Covid-19 “Kegiatan ini tidak mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 karena menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran covid-19, ” tambahnya.

Kapolres menyampaikan apabila ada massa yang menuju ke lokasi, baik dari FPI maupun Ormas lainnya agar diberikan himbuan dan diarahkan untuk kembali ke rumahnya masing-masing sebagai upaya mengantisipasi adanya kerumunan massa di masa pandemi Covid-19 d.

Sementara Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi menyampaikan bahwa upaya penyekatan yang dilakukan oleh satgas covid-19 bersama Polri dan TNI sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19.  “Kegiatan ini sebagai bentuk untuk mencegah penyebaran covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan, kegiatan ini tidak di berikan izin karena menimbulkan kerumunan massa yang akan mengakibatkan cluster covid-19, ” ujarnya.

Edy menyampaikan bahwa apabila tidak mengindahkan himbauan humanis maka Polda Banten akan mengambil langkah terakhir dengan melakukan tindakan pembubaran massa bersama Satgas Covid-19 dan Kepala Daerah. (wib)

Share :