FOKUS :

Polres Metro Depok Tetapkan Tersangka di Insiden Crane Rubuh 

Polres Metro Depok menetapkan satu orang tersangka dalam peristiwa crane rubuh di proyek PDAM Tirta Asasta Depok. (foto: sugawa.id)  ...

BACK_BANNER_DOG

BPN Lebak Tuntaskan 20.701 Sertifikat Program PTSL di Tahun 2020

Agus BPN Lebak ok

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak Agus Sutrisno (sugawa.id)

Sugawa.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak telah penyelesaian Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) sertifikasi sebanyak 20.701 bidang tanah sampai akhir Oktober 2020. “Ada 20.701 bidang tanah, sudah kita bagikan kepada masyarakat pada akhir Oktober 2020,” kata Kepala kantor Pertanahan Kabupaten Lebak Agus Sutrisno, Kamis (3/12/ 2020).

Dikatakan, agar bisa mencapai target penyelesaian PTSL, pihaknya bekerja keras untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar pembuatan sertifikasi bidang tanah tepat waktu. Para petugas di lapangan bekerja siang malam untuk mensukseskan PTSL yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. “Selama ini, kegiatan PTSL di Kabupaten Lebak berjalan lancar mulai sosialisasi sampai pengukuran lahan bidang tanah milik masyarakat. Pihaknya juga mengapresiasi atas dukungan masyarakat dan aparatur pemerintah setempat yang begitu tinggi, sehingga program sertifikasi untuk warga berlangsung lancar tanpa hambatan maupun kendala,” tuturnya.

Menurut Agus, pemerintah meluncurkan PTSL sertifikasi tersebut agar masyarakat memiliki legalitas hukum yang kuat sehingga dapat meminimalisasi kasus sengketa maupun konflik. Selain itu juga mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, karena sertifikasi bidang tanah bisa dijadikan agunan ke perbankan maupun lembaga keuangan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha.

Dikatakan, saat ini pemerintah menggulirkan PTSL bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengantisipasi kemiskinan. Kegiatan PTSL di Kabupaten Lebak tersebar di 62 desa di 11 kecamatan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sertifikat dijaminkan ke bank untuk menerima bantuan penguatan permodalan.

“Ada sekitar 400.000 bidang tanah di Kabupaten Lebak belum memiliki sertifikasi, namun ditargetkan tahun 2024 semuanya rampung. Disamping itu pada tahun 2021 akan mengajukan kegiatan PTSL sebanyak 75.000 bidang tanah serta program redistribusi tanah,” katanya.

Pada 2020, kata Agus, BPN Lebak telah membagikan sertifikat sebanyak 2.475 bidang tanah melalui program redistribusi tanah di lima desa di Kecamatan Cibeber, di antaranya Desa Citorek. “Kami setiap tahun mengajukan program sertifikasi yang dibiayai APBN agar semua masyarakat memiliki kekuatan hukum yang kuat atas kepemilikan lahan bidang tanah itu,”ucap Agus.(ber)

Share :