FOKUS :

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Harus Jalan

Rapat kerjasama rencana UKW dan ToT antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Lembaga UKW UPDM. (Foto: Ist)    ...

BACK_BANNER_DOG

BPN Kebut Sertifikasi Barang Milik Negara di Banten

BPN BAnten rapat ok

Sugawa.id – Jajaran Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Banten tak hanya fokus menyelesaikan program PTSL namun juga melakukan pensertifikatan tanah terhadap Barang Milik Negara (BMN), sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan BMN/BMD.

“BMN yang dimaksud adalah tanah yang digunakan untuk gedung perkantoran, rumah dinas, tanah jalan nasional sampai pada Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten harus disertipikasi atas nama Pemerintah RI,” ujar Kabid Penetapan Hak dan Pendaftraan Kanwil BPN Banten, Nugraha dalam siaran pressnya, Minggu (24/1/2021).

Ia menjelaskan, menindaklanjuti rapat koordinasi dengan DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara), Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten mengundang kantor pertanahan yang mendapatkan alokasi sertifkat BMN beserta satuan kerja yang melakukan sertifikasi dalam rapat sinkronisasi tersebut secara bergantian. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan sertifikasi hak atas tanah, dalam membahas kelengkapan dokumen atau berkas yang perlu dipenuhi, memastikan apakah satuan kerja (Satker) mengetahui letak. 

“Apakah batas tanah yang akan disertifikatkan sudah dipasang, sampai pada kesepakatan waktu pengukuran ke lapangan, semuanya disinkronkan dalam pertemuan ini agar adanya kesamaan persepsi antara satu Kantah dengan Kantah yang lain dan sertifikasi tanah dapat selesai lebih cepat,” kata Nugraha .

Ia menjelaskan, rapat tersebut juga sebagai wadah untuk menyampaikan kendala awal yang dihadapi oleh satker yang akan lakukan sertifikasi, sehingga Kanwil BPN Provinsi Banten dan Kantor Pertanahan dapat segera memberikan solusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Untuk Tahun 2021 di seluruh Provinsi Banten, ada 174 bidang yang merupakan target sertifikasi BMN dengan sebaran target 103 bidang pada Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten  Serang, 33 bidang di Kantah Kabupaten Pandeglang, 15 bidang di Kantah Kabupaten Lebak, 3 bidang di Kantah Kabupaten Tangerang, 5 bidang di Kantah Kota Tangerang, 7 bidang di Kantah Kota Cilegon, dan 8 bidang di Kantah Kota Tangerang Selatan.

Sementara Kasi Hubungan Hukum Pertanahan (HHP) BPN Kabupaten Lebak Mafrukhi mengatakan, tahun ini pihaknya selain akan menyelesaikan sertifikat BMN RI sebanyak 15 bidang, juga ditambah BMN milik Pemkab Lebak sebanyak 400 bidang.”Kita targetkan tahun ini ada 415 BMN yang akan disertifikatkan yang terdiri dari BMN RI sebanyak 15 bidang dan BMN milik Pemkab Lebak 400 bidang,” tukasnya.(yas)

Share :