FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Bawaslu Tangsel Hanya Terima Calon PTPS Berusia 25 Tahun

Bawaslu Karina ok

Kordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Tangsel Karina Permata Hati (Kabar6)

Sugawa.id – Bawaslu Tangsel menetapkan syarat usia calon Pengawas Tempat Pemilihan Suara (PTPS) 25 tahun. Hal ini untuk mengantisipasi kecurangan dalam proses pencoblosan dan perhitungan surat suara di Pilkada serentak itu. Sebab calon yang berusia 25 tahun dianggap belum terkontaminasi dengan persoalan politik.

Kordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Tangsel Karina Permata Hati mengatakan, syarat bagi perorangan yang ingin mendaftarkan diri sebagai PTPS Pilkada Tangsel 2020 yakni warga Tangsel yang masih berusia 25 tahun pada saat pendaftaran dan memiliki ijazah minimal SMA. Persyaratan ini ditetapkan pihaknya setelah melaksanakan rapat pleno perekrutan PTPS. Adapun jumlah yang dibutuhkan mencapai 2.963 orang.

“Keputusan ini sudah final dan tidak dapat dirubah. Jadi yang mendaftar hanya yang berusia 25 tahun saja. Tentu ada beberapa pertimbangan yang dibuat sehingga usia ini jadi syarat mutlak menjadi anggota PTPS,” kata Karina, Kamis (15/10/2020).

Diakui, para calon PTPS itu dapat mendaftarkan diri ke Kantor Sekretariat Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan yang telah disediakan di tujuh kecamatan. Adapun berkas yang dibawa adalah fotocopy ijazah SMA dan KTP dan jika melewati usia yang ditetapkan berkas calon tidak akan diterima.

“Jadi kalau ada yang belum berusia 25 tahun, itu otomatis ditolak. Tidak perlu surat rapid test, karena akan disediakan tes itu buat para calon. Yang harus ditunjukan adalah usia mereka saja, semua rekrutmen sistem gugur,” paparnya

Menurut Karina, adanya penentuan batas usia dalam rekrutmen PTPS ini untuk mengantisipasi kecurangan dalam Pilkada serentak. Apalagi pada usia itu mereka tidak tekontaminasi terhadap para kontestan yang mengikuti pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Jadi mereka belum punya pandangan politik untuk memihak salah satu paslon. Pergerakan mereka lebih lincah untuk mengawasi kecurangan dalam pencoblosan surat suara,” ujarnya.

Dijelaskan, perekrutan tersebut berlangsung sejak memasuki awal bulan Oktober hingga 15 November 2020 nanti. Sedangkan pelantikan PTPS ini direncanakan dilaksanakan pada 16 November 2020. Dirinya berharap para kandidat PTPS yang lolos seleksi dapat bekerja maksimal mengawasi penyelenggaraan pilkada serentak ini.(ndi)

Share :