FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Azizah Singgung Peran Masjid Sebagai Pencetak Pemimpin

WhatsApp Image 2020-08-26 at 17.39.37

Calon Wali Kota Tangsel Azizah meletakkan batu pertama Rumah Tahfidz dan pembangunan Masjid Nurul Azizah di Kampung Buaran Timur Serpong. (Sugawa.id)

 

Sugawa.id – Calon Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah meletakkan batu pertama Rumah Tahfidz dan pembangunan Masjid Nurul Azizah, di Kampung Buaran Timur, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong Utara, Rabu (26/8/2020).

Azizah mengatakan, pembangunan masjid dan rumah tahfidz merupakan cita-cita mulia yang harus ditebarkan ke setiap insan manusia. Maka itu, ketika nanti sudah jadi tentunya akan menjadi tempat yang punya banyak keberkahan. Dua tempat tersebut akan melahirkan generasi mulia, yang bisa menjadi pemimpin bangsa. 

“Saya meyakini rumah tahfidz dan masjid juga bisa menjawab tantangan zaman. Terutama dalam mencetak generasi muda yang mumpuni bisa menguasai ilmu pengetahuan dan agama. Dua hal itu menurut saya sangat penting,” katanya.

Dia menyinggung soal bangunan tempat ibadah tersebut. Seperti desain, konsep lingkungan, dan lain sebagainya. Hal itu menurutnya penting karena menyangkut kehidupan dan tata kelola lingkungan.

Ia mencontohkan banyaknya pemanfaatan sumber air bawah tanah dengan sumur dangkal maupun dalam bisa membahayakan kehidupan manusia. Kekeringan di kala kemarau panjang, banjir di kala hujan adalah contoh air hujan tidak kita kelola dengan baik.

 “Saya berharap ke depan Tangsel akan menjadi Rain Harvesting City, kota yang memanen air hujan,” ujarnya.

Persoalan lingkungan lainnya seperti sampah juga harus dipikirkan. Putri Wapres ini mengaku punya program untuk masalah tersebut. Namanya Jelita atau jemput limbah rumah tangga bisa diaplikasikan di sini. Program jelita adalah program revitalisasi sistem bank sampah yang ada. Dengan sistem ini ia berharap sampah akan menjadi sebuah program pemberdayaan masyarakat Tangsel ke depan.

Bila itu bisa diwujudkan, ia yakin bakal ada perubahan yang nyata di Kota Tangsel. Minimal soal tata kelola lingkungan. Maka itu, rumah ibadah seperti masjid bisa menjadi pelopor dalam hal perubahan. Sehingga nanti bisa menular pada kebiasaan masyarakat.

“Saya berharap masjid dan rumah Tahfidz ini jadi yang pertama di Tangsel, sebagai masjid dan tempat pendidikan yang berorientasi go green. Sebut saja ECO masjid,” ujarnya. (wib)

Share :