FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Angka Kemiskinan di Banten Turun 0,15 Persen, WH Minta Tahun 2020 Lebih Baik

Ilustrasi – Dok Foto : Kompas

 

Sugawa.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat angka kemiskinan Provinsi Banten mengalami penurunan 0,15 persen dibanding periode Maret 2019 lalu. Saat ini angka kemiskinan tercatat sebesar 4,94 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5,09 persen.

Dalam catatan BPS Banten seperti dirilis Pemprov Banten, Kamis (16/1/2020) menyebutkan persentase penduduk miskin daerah perkotaan yang pada Maret 2019 turun menjadi 4,00 persen pada September 2019 dari semula sebesar 4,12 persen. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan mengalami penurunan menjadi 7,31 persen pada September 2019 dari 7,49 persen pada Maret 2019.

“Artinya, selama periode Maret 2019 hingga September 2019 penduduk miskin di perkotaan berkurang 7,5 ribu orang dari 378,73 orang pada Maret 2019 menjadi 371,28 orang pada September 2019. Sementara penduduk miskin di perdesaan berkurang sebanyak 5,6 ribu orang dari 275,73 ribu pada Maret 2019 menjadi 270,13 ribu orang pada September 2019,” ujar Kepala BPS Provinsi Banten Adhi Wiriana.

Adhi menambahkan, secara umum pada periode 2002 hingga 2019 tingkat kemiskinan di Banten cenderung menurun baik dari sisi jumlah maupun presentase, kecuali pada tahun 2006, September 2013, Maret 2015, September 2017, dan September 2018. Kenaikan kemiskinan pada periode tersebut dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sehingga berdasarkan survei sosial ekonomi nasional (Susenas) bulan September 2019, Penduduk miskin di Provinsi Banten mengalami penurunan sebanyak 13,04 ribu orang dari total 654,46 ribu orang per Maret 2019 menjadi 641,42 ribu orang pada September 2019.

Gubernur Banten Wahidin Halim menargetkan pada tahun 2020 capaian penurunan angka kemiskinan harus lebih baik dengan terus melakukan upaya-upaya strategis pengentasan kemiskinan baik dari komoditi makanan maupun non makanan. “Capaian ini kita syukuri, tapi tahun ini harus lebih baik lagi. Upaya penekanan angka kemiskinan harus lebih terarah dan tepat sasaran,”papar pria yang akrab disapa WH ini.

Mantan Wali Kota Tangerang ini menyatakan, upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemprov Banten setiap tahunnya terus bergulir melalui program-program strategis dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dari komoditi makanan seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, roti dan lainnya serta kebutuhan non makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. “Termasuk pendidikan dan kesehatan kita dukung melalui program-program unggulan Pemprov Banten yang terintegrasi dengan program Pemerintah Pusat,” tuturnya. (wib)

Share :