FOKUS :

Polres Metro Depok Tetapkan Tersangka di Insiden Crane Rubuh 

Polres Metro Depok menetapkan satu orang tersangka dalam peristiwa crane rubuh di proyek PDAM Tirta Asasta Depok. (foto: sugawa.id)  ...

BACK_BANNER_DOG

948 Septictank di 27 Kelurahan Depok Siap Dibangun

Septitank

Ilustrasi. (Foto: Ist)

Sugawa.id – Sebanyak 948 septictank akan dibangun Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok pada tahun ini. Pembangunan itu tersebar di 27 kelurahan dari 63 kelurahan yang ada di Kota Depok. 

Kepala Bidang Permukiman Disrumkim Kota Depok Sukanda mengungkapkan, pembangunan septictank dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum mempunyai saluran pembuangan limbah yang layak. Selain itu, mendorong tercapainya wilayah bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) 100 persen. 

“Mudah-mudahan target terbebas dari ODF dapat terpenuhi di 2030. Yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak,” katanya Senin (15/3/2021).

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Air Limbah Domestik Disrumkim Kota Depok Indra Kusuma menuturkan, pembangunan septictank ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok tahun 2016-2021. Di tahun 2020 lalu, 848 septictank sudah dibangun pihaknya. 

“Hingga tahun kemarin kami telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 3.435 septictank di 17 kelurahan. Kalau ditambahkan tahun ini maka totalnya menjadi 4.383,” papar Indra. 

Indra berkata, 27 wilayah yang akan dibangun yakni, Kelurahan Mampang, Ratujaya, Curug, Bojongsari Lama, Bojongsari Baru, Serua, Pondok Petir, Pengasinan, Sawangan Lama, Cinangka, Sukamaju, Kalimulya, Abadijaya, Cisalak dan Sukmajaya. 

Lalu, Mekarjaya, Baktijaya, Cinere, Pangkalan Jati Baru, Pangkalan Jati, Sukamaju Baru, Cimpaeun, Cilangkap, Leuwinanggung, Jatijajar, Limo, dan Meruyung. 

“Program pembangunan wadah pengolahan limbah domestik ini diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat prasejahtera yang belum memiliki sanitasi yang layak serta mendorong ODF 100 persen di Depok,” tandasnya. (ter) 


Share :