FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

65 PDP Depok Meninggal Dunia 

walikota-depok

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idri. (foto: dok/sugawa.id)

 

Sugawa.id – Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Depok yang meninggal mengalami penambahan. 

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris yang juga Wali Kota Depok menuturkan, ada tiga PDP meninggal pada Rabu (13/5). Dua di antaranya meninggal di rumah sakit. 

Dengan meninggalnya tiga pasien maka jumlah PDP Covid-19 menjadi 65 orang. Karena sebelumnya angka PDP yang meninggal di Kota Depok masih 62 orang. 

Dari pasien PDP yang meninggal, ungkap Idris, belum dapat dinyatakan positif atau negatif lantaran harus menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR) yang dikeluarkan public health emergency operations centre (PHEOC) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok hingga saat ini berdasarkan data Gugus telah mencapai 365 orang dan meninggal 21 orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang sudah berjumlah 66 orang. 

“Kalau berdasarkan data yang sembuh lebih banyak dari yang meninggal,” kata Idris. 

PSBB III Kota Depok telah dimulai 13 Mei hingga 26 Mei 2020, kata Idris, pihaknya akan melakukan langkah-langkah pendampingan secara proaktif terhadap Kampung Siaga Covid-19 sebagai basis wilayah pencegahan dan penanganan, dengan menggerakkan Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) untuk turun langsung di seluruh kecamatan. “Selain itu, kami juga lakukan screning melalui rapid test secara masif di pasar, stasiun KRL dan terminal,” tandasnya. (ter)

Share :