FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

23 Warga Depok Reaktif Covid-19

Dokter RSUD Kota Bogor melakukan pemeriksaan terhadap pasien suspect virus COVID-19 saat simulasi di ruang isolasi RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/3/2020). Pemerintah Kota Bogor menginstruksikan seluruh pengelola rumah sakit di Kota Bogor untuk melakukan simulasi penanganan pasien COVID-19 sesuai standar operasional penanganan hingga sarana dan prasarana pendukung sebagai langkah pencegahan dan pengendalian. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/ama.

Ilustrasi pasien positif Covid-19. (foto: alinea)

 

Sugawa.id – Puluhan warga dinyatakan reaktif virus Covid-19 usai menjalani rapid test atau tes cepat yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di pasar tradisional maupun modern. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok yang juga Wali Kota Depok Mohammad Idris. Menurutnya, angka tersebut didapati dari 990 pedagang yang ada di enam pasar tradisional dan dua pasar modern di Kota Depok. 

“Dari 990 pedagang yang di-rapid tes, ada 23 pedagang reaktif. Terbanyak di dua pasar modern yakni sebanyak 20 orang. Sedangkan tiga lagi di enam pasar tradisional,” beber Idris dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2020).

Idris menuturkan, enam pasar tradisional itu yakni, Pasar Tugu, Pasar Kemirimuka, Pasar Sukatani, Pasar Depok Jaya, Pasar Pucung, Pasar Musi. Dari enam pasar tradisional ada 585 orang yang menjalani tes cepat. Sedangkan dua pasar modern yang digelar tes cepat yakni, Giant Cimanggis dan Tip Top. Di dua pasar itu 405 warga yang mengikuti. “23 warga yang reaktif sudah langsung kita tangani,” kata Idris. 

Tes cepat itu dilakukan, sambung dia, karena pasar merupakan tempat berkerumun dan bertransaksi. “Ini untuk mencegah penularan Covid-19 agar tidak meluas,” tuturnya. 

Idris mengungkapkan pasien positif Covid-19 di Kota Depok saat ini bertambah menjadi 413 kasus dengan meninggal 21 orang, sembuh 94 orang. (ter)

Share :