FOKUS :

Razman : Kejaksaan Depok, Jangan Bermain Kasus Dugaan Korupsi Damkar

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok diingatkan untuk...

BACK_BANNER_DOG

160 Drainase di Depok Bakal Dikerjakan

2016-12-Drainase

160 titik lokasi saluran drainase dan penurapan di Kota Depok bakal dikerjakan Pemkot Depok tahun ini. (foto: twitter training SDM)

 

Sugawa.id – 160 titik lokasi saluran drainase dan penurapan di Kota Depok bakal dikerjakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tahun ini. Pengerjaan tersebut juga dilakukan agar Kota Depok terhindar dari genangan banjir saat hujan deras. 

Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Bacthiar Ardiansyah mengutarakan, bahwa alokasi pembiayaan untuk jumlah kegiatan tersebut kurang lebih sebesar Rp 67 miliar. 

“Sudah siap dana APBD Rp 67 miliar, ” kata Bachtiar, Rabu (3/2/2021).

Dari 160 drainase dan penurapan yang akan dikerjakan tersebar di 63 kelurahan di Kota Depok. 

“Awalnya, kami merencanakan pekerjaan saluran drainase di 63 kelurahan yang ada di 11 kecamatan agar tidak dikeluhkan masyarakat karena kebanjiran saat hujan deras. Tapi karena APBD terbatas untuk memperbaiki saluran drainase di Kota Depok, maka pekerjaan terpaksa dilakukan bertahap,” imbuhnya. 

Pengerjaan saluran drainase di Kota Depok bertujuan untuk mengurangi potensi genangan saat hujan deras mengguyur.

” Banyaknya jumlah  saluran drainase di Kota Depok membutuhkan pembiayaan yang besar. Apalagi, pertumbuhan permukiman cukup banyak dan seluruhnya dialirkan ke saluran drainase, ” paparnya. 

Selain saluran drainase, ungkap Bachtiar, pihaknya juga membenahi turap di Kota Depok. Misalnya, turap Kali Laya, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. 

” Tahun 2020 lalu, turap Kali Laya  sudah kita perbaiki. Tapi baru sebagian. Tahun ini  dianjutkan lagi  agar aliran air dapat terbebas dari banjir, kondisi Kali Laya juga agar semakin tertata,” ujarnya. 

Sebab, katanya, beberapa tahun lalu banjir melanda sejumlah permukiman di hilir Kali Laya lantaran hujan deras dan menjebol turap Kali tersebut.

“Jika tidak diperbaiki, dikhawatirkan akan terus berulang dan mengganggu perekonomian masyarakat, ” tandasnya.(ter) 

Share :