• Jumat, 29 September 2023

Terkait kasus Penganiayaan, Dua Mantan Siswa SMA Taruna Nusantara Dituntut Dua Bulan Penjara di PN Depok

- Selasa, 11 Juli 2023 | 20:31 WIB
Dua mantan siswa SMA Taruna Nusantara dituntut hukuman dua bulan penjara terkait kasus  penganiayaan  di Pengadilan Negeri (PN) Depok (sugawa.id/Janter)
Dua mantan siswa SMA Taruna Nusantara dituntut hukuman dua bulan penjara terkait kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri (PN) Depok (sugawa.id/Janter)

SUGAWA.ID- Dua mantan siswa SMA Taruna Nusantara (Tarnus) dituntut selama dua bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Depok.

"Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa I Giras Lintang Pamungkas dan terdakwa II Reyza Reswara dengan pidana penjara selama dua bulan dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan sementara," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU)  di Ruang Sidang III PN Depok, Senin (10/7/2023).

JPU Muhammad Nur Ajie yang menggantikan Hengki Charles Pangaribuan dalam tuntutannya, menyatakan terdakwa I Giras Lintang Pamungkas dan terdakwa II Reyza Reswara terbukti bersalah yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, telah melakukan penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Buntut Meninggalnya Tersangka Kasus Pemerkosaan Anak Kandung, Penjaga Sel Tahanan Polres Metro Depok Diperiksa

Peristiwa tersebut bermula dari para terdakwa yang tidak terima dengan chat yang dikirimkan oleh saksi Ryan Adinata di group LINE "Taman Melati." Lalu, Kamis tanggal 25 Agustus 2022, saksi Ryan Adinata ditelepon oleh temannya di SMA Tarnus dan mengatakan meminta nomor whatsapp, karena disuruh oleh para terdakwa.

Terdakwa Giras dan Reyza tidak terima dengan kata-kata saksi di percakapan LINE 'Taman Melati' tersebut. Saksi kemudian disarankan oleh temannya untuk menghubungi para terdakwa.

Setelah mendapatkan nomor handphone terdakwa Giras, saksi Ryan Adinata langsung mengirimkan chat melalui Whatsapp dan memperkenalkan diri serta meminta maaf atas perkataan yang tidak berkenan. Kemudian terdakwa Giras mengajak saksi bertemu di Apartemen Evencio.

Baca Juga: Ini Hasil Survei Terbaru Elaktabilitas Prabowo, Ganjar dan Anies. Siapa yang Unggul?

Sekitar pukul 20.00 Wib, saksi menuju lokasi yang disuruh. Sesampainya di Apartemen Evencio, saksi menunggu di lobi. Tak lama kemudian terdakwa Giras memanggil dan mengajak ke dalam kamar terdakwa Reyza.

Usai di dalam kamar, terdakwa menyinggung chat di LINE "Taman Melati" lalu saksi meminta maaf. Selanjutnya, terjadi percakapan antara terdakwa Giras bilang: "Kalo diulangi lagi ada konsekuensinya." Dan dijawab saksi: "Ya sudah terserah abang aja." Dan terdakwa berkata: "Sesuai dengan yang di Tarnus!"

Kemudian, saksi menjawab: "Siap salah bang!" Selanjutnya terdakwa mengatakan: "Ya sudah kamu harus terima konsekuensinya sesuai dengan apa yang tadi disepakati! Ya sudah sana kamu sikap istirahat sambil merem."

Baca Juga: FIFA Belum Inspeksi Secara Formal ke JIS, Begini Kata Erick Thohir

Lalu, terdakwa Reyza menendang bagian perut saksi Ryan Adinata sebanyak satu kali sampai mundur.

Terdakwa Giras kemudian menyuruh saksi untuk berdiri kembali dengan sikap istirahat dan memejamkan mata, lalu langsung ditampar pipi kanan dan kiri saksi sebanyak enam kali oleh terdakwa. Selanjutnya terdakwa Reyza memukul bagian perut sebanyak satu kali.

Kemudian terdakwa Giras memberikan jeda waktu untuk istirahat selama dua menit dan meminta saksi kembali berdiri sambil sikap istirahat di tempat dan memejamkan mata. Lalu, terdakwa Giras kembali memukul bagian perut saksi sebanyak tiga kali sampai saksi meminta ampun karena kesakitan sembari memegang perut.

Halaman:

Editor: Kevin Imanuel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa Meninggal Dunia

Rabu, 27 September 2023 | 19:31 WIB

Pelaku KDRT di Cinere Disidangkan, Ini Dakwaan JPU

Rabu, 13 September 2023 | 22:53 WIB
X