SUGAWA.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok telah meluncurkan program inovatif dalam memperkuat pemahaman hukum pedagang pasar dan masyarakat umum dengan sebutan 'Jaksa Masuk Pasar' (JMP).
Program Jaksa Masuk Pasar (JMP)yang diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok, Mia Banulita, dengan tujuan memberikan pengetahuan tentang hukum kepada pedagang pasar.
"Pedagang pasar seringkali kurang memahami aspek hukum dalam bisnis mereka. Program JMP ini memberikan pemahaman penting tentang bagaimana mereka dapat menjalankan dengan mematuhi hukum," kata Mia Banulita di Pasar Sukatani
Kajari Depok itu juga menekankan bahwa program ini bukan hanya untuk pedagang pasar, namun juga untuk masyarakat yang ingin memahami hukum lebih baik.
"Kami ingin menjadikan literasi hukum sebagai bagian yang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat," ujarnya.
Inovasi JPM ini menunjukkan komitmen Kejari Depok dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai hukum. Program ini juga dapat diterapkan di wilayah lain dalam meningkatkan kesadaran hukum di seluruh negeri.
Baca Juga: Wah, Pelaku Penipuan di Tiktok Shop Masih Berkeliaran. Apakah Buka Toko Fiktif yang Baru?
"Ini bukti komitmen Kejari Depok memberi pelayanan publik yang lebih baik dan meningkatkan pemahaman hukum bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini juga dilaksanakan daerah lain, biar semua masyarakat melek hukum," bilangnya.
Mia Banulita mengungkapkan, kehadiran para jaksa di program JMP disambut penuh semangat oleh masyarakat. Pada program ini pedagang ataupun masyarakat dapat mengajukan pertanyaan hingga penerangan soal hukum.
"Mereka bisa mengajukan pertanyaan seputar hukum, baik perdata maupun pidana, dan kami siap memberikan penjelasan yang dibutuhkan. Pedagang maupun pengunjung yang hadir dalam JMP juga mendapatkan manfaat, karena mereka dapat menambah pengetahuan mereka tentang hukum secara praktis," paparnya.
Kegiatan JMP ini berlangsung di Pasar Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Turut hadir di kegiatan tersebut, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Depok, M Arief Ubaidillah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin) Kota Depok, Dudi Mi'raz Imaduddin. ***(janter)
Artikel Terkait
Lima Bulan Jadi Buronan Kejari Depok, Terpidana Alfrido Akhirnya Dieksekusi, Ini Kisah Pelariannya
Tersangka Pencurian Uang Lahan Pemakaman Segera Disidangkan, Ini Kata Kasi Intel Kejari Depok
Tanggapi Pleidoi Penasihat Hukum Terdakwa Pembunuh Anak Kandung, JPU dari Kejari Depok Bilang Begini
Kasi Pidum Kejari Depok Ari Safriyanto Pindah ke Kejati Sumatera Selatan, Ini Kesan Rekan Jaksa
Kejari Depok Bakal Periksa Dugaan Penyimpangan di Pengadaan Meubelair SMAN Depok, Ini Kata Kasi Intel
Kejari Depok Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara yang Sudah Inkrah, Ini Rinciannya
Kejari Depok Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa UI, Pelaku Beberkan Kondisi Korban