FOKUS :

Punya Hubungan Baik Semua Kalangan, Buya Syafii Maarif Ucapkan Selamat Kepada Listyo Sigit

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (foto: islami.co) Sugawa.id – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah...

BACK_BANNER_DOG

UMK Depok Tempati Posisi Keempat di Jawa Barat

Kadisnaker Depok ok

Kepala Dinas Tenaga Kerja Depok Manto (Sugawa.id)

Sugawa.id – Kota Depok menempati posisi keempat dari 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa dalam upah minimum kota (UMK). Itu menyusul pengajuan UMK 2021 yang disahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 21 November 2020.

“Alhamdulillah, Kota Depok masih menempati urutan keempat se-Jabar, sama seperti tahun lalu,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Manto, Selasa (24/11/2020). Manto mengungkapkan, untuk posisi pertama ditempati Kabupaten Karawang dengan nilai Rp 4.798.312, disusul Kota Bekasi Rp. 4.782.935 dan Kabupaten Bekasi sebesar Rp 4.791.843.

Kendati demikian, kata Manto, besaran upah setiap perusahaan tidak sama rata walau UMK sudah dipatok naik 3,27 persen oleh Disnaker Kota Depok. “Jika ada kesepakatan antara perusahaan dan pekerja, itu sah-sah saja walaupun nilainya di bawah maupun di atas UMK,” ujarnya.

Pengajuan itu, masih kata Manto, didasari dari peraturan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. “Tahun ini UMK Depok Rp 4.202.105. Tahun depan UMK Kota Depok mengalami kenaikan sebesar 3,27 persen atau Rp. 137.408,83. Semoga dengan adanya kenaikkan ini, akan meningkatkan daya beli para pekerja atau buruh,” pungkasnya. (ter)

Share :