FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Pembuktian Zidane untuk Madrid

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane. Dok Foto : Real Madrid CF.

 

Sugawa.id– Madrid baru saja membuktikan bahwa mereka adalah tim yang paling digdaya di ajang Piala Super Spanyol setelah mengandaskan rival sekota mereka Atletico Madrid lewat babak pinalti 4- 1, Senin (13/1/2020). Kesuksesan El Real, julukan Madrid tak lepas dari sosok pelatihnya Zinedine Zidane yang berhasil mengantar klub ini kali kedua jadi kampiun piala ini dalam 3 tahun belakangan.

“Kami datang ke sini untuk memenangkan trofi dan ini merupakan minggu yang sulit. Kami mengalami final yang fantastis. Atlético bermain sangat baik. Kami harus memberi selamat kepada semua pemain, bahkan mereka yang tidak bermain, karena kami memiliki minggu kerja yang baik. Kami merasa sulit, tetapi kami percaya bisa menang dan berjuang sampai peluit akhir. Ini adalah kemenangan tim yang nyata,” kata Legenda Prancis ini seperti dikutip laman resmi klub Spanyol tersebut.

Dia menyatakan kedua tim menampilkan permainan yang fantastis di lapangan dan kedua tim memiliki peluang yang sama. “Tapi itulah sepakbola dan kami meraih trofi melalui adu penalti,” tegas pria yang akrab disapa Zizou ini.
Zidane masih mempunyai kans memenangkan beberapa gelar lagi tahun ini, pasalnya Sergio Ramos dan kawan-kawan masih punya peluang menjuarai La Liga di mana mereka masih bersaing ketat dengan Barcelona yang sama-sama mengantongi 40 poin dari 19 laga yang telah dimainkan. Tak cuma itu, Madrid pun masih bertahan di ajang Liga Champions dan Copa Del Rey alias Piala Raja Spanyol musim ini.

Dalam catatannya sebagai pelatih Madrid, Zidane sudah mempersembahkan 10 gelar bergengsi bagi klub kebanggaan ibu kota Spanyol itu. Trofi Piala Super Spanyol ini merupakan trofi ke-10 Zidane selama menukangi El Real.
Sejak ditunjuk sebagai arsitek bagi Karim Benzema dkk pada 4 Januari 2016 lalu, pelatih berdarah Aljazair ini telah meraih sembilan trofi yakni juara La Liga musim 2016-2017, Liga Champions (2016, 2017, 2018), Piala Super Eropa (2017, 2018), Piala Dunia Antarklub (2016, 2017), dan Piala Super Spanyol (2017) dan (2020).

Namun karir kepelatihannya tak mulus, karena Zizou pernah memutuskan mundur akibat persoalan internal klub, Zidane memutuskan mundur hanya berselang enam hari pasca mengalahkan Liverpool 3 -1 di Final Liga Champions 2018, akhir Mei 2018 lalu. Sejak kemunduran Zidane, prestasi Madrid seperti “terjun bebas” hingga kalah bersaing dari sang rival abadi Barcelona.

Akibat keterpurukan itu, Madrid kembali mendekati mantan pemain tim nasional Prancis itu untuk melatih klub berjulukan Los Blancos. Maka Zidane pun ditunjuk menggantikan Santiago Solari yang dipecat pada Maret 2019 lalu dalam posisi Madrid tertinggal 12 poin dari Barca. Perlahan namun pasti Zidane menunjukkan “tangan dinginnya” dan mempersembahkan tropi Piala Super Spanyol 2020 sebagai pembuktian.(wib)

Share :