FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Jalan Terjal City Membendung Liverpool Juara

Sergio Aguero salah satu mesin gol andalan Manchester City. Dok Foto : Manchester City FC.

Sugawa.id – Di awal musim 2019-2020 bergulir, Manchester City masih digadang-gadang akan memenangkan Liga Primer Inggris. Pasalnya, prestasi mentereng City di kancah domestik memang sedang bagus-bagusnya. Musim 2018-2019 lalu, City bahkan menyapu bersih seluruh piala yang ada di negeri Ratu Elizabeth itu. Piala Liga, Piala FA, Liga Primer dan Community Sheild semua disapu anak asuh Pep Guardiola ini.

Apalagi di Liga Primer musim lalu, mereka memenangkan liga secara sensasional setelah sempat tertinggal 7 poin dari Liverpool di tengah musim. Akhirnya mereka pun merengkuh gelar sebagai jawara di musim itu. Tak heran kalau di musim 2019-2020 ini mereka tetap favorit, meski mereka kembali tertinggal oleh Liverpool di awal musim.

Namun memasuki tengah musim 2019-2020, Aguero Cs malah tampil inkonsisten. Dari 24 partai yang telah dilakoni, Citizen julukan Manchester City hanya bisa meraup 51 poin, dari 16 kali menang, 3 kali seri dan 5 kali kalah. Bahkan hingga pekan ini, mereka sudah tertinggal 13 poin dari Liverpool yang baru memainkan 22 laga, dengan 21 kemenangan dan sekali seri.

Kemenangan terakhir City atas Sheffield United dengan skor tipis 1-0 yang didapat di Bramall Lane, Rabu (22/1/2020) dinihari WIB. Kemenangan City ditentukan Sergio di menit ke-73. Kemenangan ini sekaligus menipiskan selisih poin mereka dengan Liverpool jadi 13 poin.

Apakah mereka bisa mengulang sukses mereka mengandaskan impian Liverpool menjuarai Liga Primer seperti di musim 2014 dan musim 2019 lalu? Kalau melihat inkonsistensi dan laga-laga berat yang akan dilalui pasukan biru langit ini, nampaknya sulit mereka bisa menjegal Liverpool yang sedang on fire.

Untuk dapat memenangkan Liga Primer musim ini, City harus menyapu 14 partai yang dimiliki tanpa tersisa. Pasalnya, City harus melakoni laga-laga sulit sejak awal Februari hingga awal April 2020 ini. Mereka harus menghadapi Tottenham Hospur di 2 Februari dan menghadapi Leichester (peringkat 3) di 23 Februari. Kemudian di 1 Maret mereka harus menghadapi Arsenal dan di 7 Maret mereka akan melakoni derby of Manchester di kendang Manchester United. Di 23 MAret mereka juga harus meladeni Chelsea dan puncaknya 4 April mereka menjamu Liverpool sebagai pesaing utama dalam meraih gelar.

Belum lagi mereka juga harus menghadapi lawan-lawan tangguh di luar kompetisi Liga Primer yakni menghadapi Manchester United di ajang Piala Liga (Carabao) pada 31 Januari dan menghadapi Real Madrid pada 27 Februari dan 18 Maret di ajang Liga Champions.

Pelatih The Citizens Pep Guardiola mengaku ingin City fokus di kompetisi lain seperti Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions. Pelatih asal Spanyol itu memuji Liverpool yang tampil fantastis dan konsisten musim ini.
Guardiola mengaku Manchester City tidak akan bisa menghentikan Liverpool untuk meraih gelar pertamanya di kancah tertinggi Liga Inggris setelah hampir 30 tahun tak pernah merasakan juara Liga sejak tahun 1990 lalu.

“Target kami finis peringkat kedua dan berharap merebut kompetisi lain dengan sistem gugur. Selalu ada sesuatu yang menarik untuk terus berjalan dan meningkat,” kata Guardiola mencoba realistis.

Mungkin satu-satunya harapan Guardiola hanya ingin mencegah Liverpool merayakan gelarnya di Stadion Etihad yang jadi kandang mereka pada 4 April 2020 mendatang. Karena jika Liverpool sampai menang di kendang City, maka otomatis Liverpool bisa jadi juara tercepat Liga Inggris. Namun syaratnya City maupun Leichester tidak boleh kehilangan poin satu pun. Dan Liverpool jangan meraih 10 kemenangan beruntun, termasuk kala menghadapi City nanti.(wib)

Share :