FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

City Terjungkal, Peluang Liverpool Juara Tercepat Kian Dekat

Roberto Firmino tersenyum lebar setelah rekannya Jordan Hendrson mencetak gol kedua ke gawang Soton. Dok Foto : Twitter Liverpool FC.

 

Sugawa.id – Liga Primer Inggris musim 2019-2020 baru memainkan 25 laga, namun klub Liverpool kian dekat menuju tangga juara. Pasalnya, The Red (julukan Liverpool) unggul dengan 22 poin ketika liga masih menyisakan 13 laga lagi.
Apalagi rival terdekat mereka Machester City terjungkal di kandang Tottenham Hospur dengan skor 0 -2, Minggu (2/2/2020).

Tottenham membenamkan City, usai pemain anyar mereka Steven Bergwijn membobol gawang City di menit 62. Petaka kian tak bisa dihindari anak asuh Pep Guardiola, usai Son Heung-Min, pemain Tottenham lainnya kembali melesakkan golnya di menit ke-71 usai menerima umpan oleh Tanguy Ndombele.

Akibat kekalahan atas pasukan Jose Mourinho itu, Citizen (julukan Manchester City) gagal memangkas poin dari Liverpool yang Sabtu (1/2/2020) berhasil mengandaskan perlawanan Southamton 4 – 0, lewat gol yang dilesakkan Oxlade Chamberlain, Jordan Henderson dan sepasang gol dari Mohhamad Salah. Dengan demikian Liverpool dapat mengakhiri “puasa gelar” selama 30 tahun di musim 2019-2020 ini jika berhasil memenangkan 6 pertandingan lagi (terakhir di Selhurst Park markas Crystal Palace).

Jika ini terjadi, Liverpool akan tercatat sebagai klub pertama Liga Inggris yang paling cepat memenangkan gelar. Rekor juara EPL tercepat saat ini masih dipegang Manchester United ketika menjadi kampiun di musim 2000/01 dan ditangani Sir Alex Ferguson. MU menyegel gelar juara pada 14 April 2001 saat musim masih menyisakan lima pertandingan. Sedang di posisi kedua dipegang Manchester City pada musim 2017/18, yang memastikan gelar juara pada 15 April 2018, juga ketika kompetisi masih menyisakan lima laga.

Sementara jika bisa memenangi 6 laga lagi, Liverpool akan juara pada 22 Maret 2020, kala menghadapi Crystal Palace. Itu artinya kompetisi masih menyisakan 7 laga lagi. Semua tinggal menunggu konsistensi Jordan Henderson Cs dalam memenangi setiap laga.

Pep Menyerah
Sementara pelatih Manchester City Pep Guardiola menyebut timnya sudah menyerah dalam perburuan gelar menghadapi Liverpool. Alasannya, tidak seperti musim lalu ketika timnya tertinggal 7 poin dari Liverpool di tengah kompetisi, kini pasukannya tertinggal 22 poin ketika pertandingan menyisakan 13 laga lagi.

“Ini [hasil] lawan Tottenham] tidak cukup dan kami terlalu jauh. Musim depan kami harus lebih baik lagi,” ujar Guardiola.
Tak Cuma itu, Pep juga menyatakan seharusnya penyelenggara Liga Inggris khawatir, pasalnya Liverpool bisa menjadi juara dengan Raihan 100 poin lebih.

“Dua musim terakhir pemilik Premier League mengatakan bahwa itu tak boleh terjadi lagi (juara 100 poin), City menjadi juara dengan raihan 100 poin tidak bagus untuk Premier League. Sekarang Liverpool. Pemilik liga harusnya kembali merasa khawatir,” ujar Pep, panggilan akrab Guardiola.

Pelatih yang pernah menangani Barcelona dan Bayern Munich ini menyatakan dirinya dan tim akan fokus di Liga Champions dan kompetisi-kompetisi lain, dimana City masih berpeluang meraih gelar. Saat ini City sudah berada di Final Piala Liga Inggris (Carabao) dengan ditunggu Aston Villa di partai puncak. Selain itu, Citizen juga masih bertahan di babak kelima Piala FA dan 16 besar Liga Champions.(wib)

Share :