FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Arogansi Mourinho Masih Berlanjut di Tottenham?

Jose Mourinho. Dok Foto : Indosport

 

Sugawa.id – Sosok Jose Mourinho memang terkenal sebagai seorang pelatih yang kontroversi. Pria asal Portugal ini tak pernah luput dari sorotan media karena “kebrutalanya” dalam menyerang orang lewat kata-kata. Kita tentu ingat bagai mana dia sering ribut dengan dengan para pelatih pesaing Chelsea dalam awal-awal karirnya di Liga Inggris. Sir Alex Ferguson (pelatih MU), Arsene Wenger (Arsenal) dan Rafael Benitez (Liverpool) kerap dijadikannya “kawan” untuk berpolemik.

Selain suka “menyerang” sesame pelatih, the special one, julukan Mourinho juga punya kebiasaan unik yakni sangat suka mengkritik pemain binaannya sendiri ke depan publik. Sehingga apa yang dilakukannya itu kerap membuat “panas” ruang ganti.

Bagi pria kelahiran 26 Januari 1963 ini, bintang atau bukan, tidak akan pernah dibedakan. Dia pasti akan menyemprot pemain-pemain yang dinilainya tampil buruk. Lihat saja ketika menangani Manchester United, Mou tak segan-segan mengkritik bintang United macam Paul Pogba, Marcus Rashford atau Anthony Martial.

Bahkan Mourinho tak segan bersitegang dengan para bintangdi sesi latihan seperti video yang disebarkan Sky Sport yang menggambarkan ekspresi kekesalan Pogba terhadap Mourinho dalam sesi latihan Manchester United.
Lalu bagaimana kelakuan Mourinho di klub barunya Tottenham Hotspur. Tampaknya publik sempat terkejut melihat sosok ramah Mourinho ketika kali pertama mendarat di klub London itu November 2019 lalu.

Tapi perlahan, sifat Mourinho “sang pengritik” mulai ditunjukkannya baru-baru ini. Dia dikabarkan bersitegang Danny Rose. Pemain asal Inggris itu pun akhirnya harus hengkang ke Newcastle United sebagai pemain pinjaman.
Danny Rose mengutarakan rasa kecewanya kepada Mourinho saat berbincang dengan BBC Radio 5 Live. Alasannya karena dirinya jarang diberi kesempatan tampil. “Saya merasa tak diberikan kesempatan yang sama seperti pemain lainnya di lini belakang. Saya ingin bermain untuk dia,” ujar Danny Rose.

Mantan pemain Leed United ini menyatakan dirinya tahu tak akan dipakai Mourinho setelah sebulan sang pelatih bergabung. “Rasanya sulit untuk berlatih ketika kita tahu bahwa saya tidak akan bermain,” lanjutnya.
Sebelum Mourinho datang, Danny Rose sempat mencatatkan 16 kali penampilan bersama Tottenham di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Namun ketika Maourinho dating, dirinya hanya tampil sebanyak lima kali saja.(wib)

Share :